Jenis Kayu Yang Biasa Digunakan Untuk Konstruksi Bangunan

Beberapa jenis kayu yang biasa digunakan untuk konstruksi Bangunan, antara lain:

1. Kayu Merbau

Dengan teksturnya yang cukup keras dan stabil, kayu ini nyaris tidak memiliki kekurangan akibatnya digunakan sebagai alternatif pengganti kayu jati. Seperti halnya kayu jati, kayu merbau juga terhitung mahal. Dalam aspek konstruksi, kayu ini sesuai dijadikan penumpu dan atap rumah.

 

2. Kayu Meranti Merah

Kayu ini selalu digunakan sebagai material bangunan, lebih-lebih untuk wilayah dalam ruangan dan interior. Hal ini karena kayu meranti memiliki watak yang kritis terhadap cuaca akibatnya kurang bagus kalau digunakan di luar ruangan ataupun eksterior. ada 2 jenis kayu meranti, yaitu meranti kecil dan merah berumur, di mana dari aspek mutu keduanya sama-sama bagus untuk digunakan sebagai material bangunan.

 

3. Kayu Kelapa

Diambil dari pohon kelapa yang telah lanjut umur 60 tahun lebih dan telah tidak menciptakan lagi. Keunggulannya sebagai material bangunan adalah kayu ini gampang dijadikan gelugu akibatnya sesuai sebagai pilar penumpu atap rumah.

 

4. Kayu Kamper

Mempunyai nama kuat terhadap serangga. kalau dibanding dengan kayu jati, kayu ini lebih ringan dan tarifnya lebih terjangkau. Aromanya yang khas menciptakannya disebut kayu kamper. Kayu yang memiliki serat halus dan menawan ini biasa dijadikan bahan untuk membuat jendela dan pintu.

 

5. Kayu Gaharu

Dianggap sebagai salah satu kayu paling mahal di dunia karena kayu ini memiliki ketahanan yang kuat dan kokoh, serta mempunyai khasiat yang bermacam-macam. Kayu gaharu kebanyakan tumbuh di daerah Kalimantan dan memiliki karakteristik berona kehitaman, serta mempunyai kandungan resin yang beraroma raksi khas. Kayu pohon gaharu selain sangat bagus untuk digunakan sebagai bahan bangunan ataupun perabot interior rumah, resinnya juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar oleh produsen kosmetik, shampoo hingga parfum. Janis kayu ini tidak pernah dijadikan sebagai bahan untuk membuat rumah kayu knock down. Kayu gaharu sangat mahal tarifnya, dan selalu dijadikan bahan untuk membuat wangi parfum.

 

6. Kayu Bangkirai

Karakteristiknya adalah sebagai  kayu yang kuat, abadi, dan tahan terhadap bermacam cuaca. Oleh karena itu, kayu ini sesuai digunakan pada wilayah luar ruangan ataupun ekterior dan selalu digunakan sebagai material konstruksi berat, seperti atap kayu.

 

7. Kayu Ulin

Pohon ulin banyak tumbuh secara alami di Pulau Kalimantan, Sumaterag bagian Timur dan Selatan, serta Pulau Bangka dan Belitung. Berdasarkan warna batangnya, kayu ulin memiliki 4 variasi ragam, yaitu ulin simbol dengan warna batang coklat kemerahan, ulin parafin dengan batang coklat gelap, ulin tembaga dengan warna batang kekuningan, serta ulin kapur dengan warna batang coklat. Kayu Ulin diketahui juga sebagai kayu besi ataupun bulian, serta memiliki nilai ekonomis yang sangat agung. Hal itu disebabkan karakteristiknya yang kuat dan tahan terhadap pergantian temperatur, kelembaban, dan tahan terhadap pengaruh air laut.

 

Jenis Kayu lain yang terkenal

Selain jenis kayu diatas, masih ada lagi jenis kayu yang mempunyai tekstur yang sangat keras. Yaitu : KAYU JATI

Kayu Jati Adalah kayu yang mempunyai karakteristik Jenis kayu yang banyak dicari dalam dunia furnitur dan berharga mahal. Hal itu karena kayu jati memiliki ketahanan yang kokoh dan kuat, tahan lama, tahan terhadap jamur, rayap, dan serangga lainnya. Di samping itu juga karena kayu ini memiliki keindahan dekoratif dengan teksturnya yang halus dan warna yang memikat seiring bertambahnya umur kayu. Selain diolah menjadi perabot rumah dan elemen dekorasi, kayu jati juga digunakan sebagai pelapis lantai, dinding, dan bahan konstruksi bangunan lainnya, seperti rumah kayu bongkar pasang, rumah kayu knock down.