5 Cara Efektif Mempercepat Loading Website

Loading adalah patokan untuk mengukur kecepatan website saat memuat halaman. Terkadang cepat tidaknya loading bisa mempengaruhi banyak hal penting. Misalnya, meningkatkan potensi penjualan atau bahkan menurunkan persentase penjualan. Banyak studi menunjukkan bahwa mayoritas pengunjung tidak menyukai website dengan loading yang lama. Setengah dari mereka akan meninggalkan website ketika loading dianggap terlalu lama. Oleh karena itu, hampir semua perusahaan terus berlomba untuk mempercepat loading website.

Jika memiliki website dengan loading yang lambat maka Anda harus memperbaikinya. Sebab, hal ini akan memperngaruhi aspek marketing dan juga kredibilitas bisnis. Seperti dikatakan sebelumnya, pengunjung cenderung meningkalkan website yang loadingnya lama. Itu hanya contoh kecil dan efek spontannya saja. Lebih lanjut, bisa saja pelanggan jadi malas menggunakan produk / jasa Anda dan memilih produk dari kompetitor. Adapun cara mempercepat loading bisa dilihat di bawah ini.

Optimasi Gambar

Gambar menjadi elemen terpenting di dalam suatu website. Gambar membuat website menjadi lebih hidup sehingga tidak terlihat terlalu monoton. Secara tidak langsung, hal ini akan menarik perhatian para pelanggan. Mereka akan betah berlama-lama di website sehingga berpotensi meningkatkan penjualan.

Masalahnya, gambar sering membuat loading terasa menjadi berat. Oleh karena itu Anda perlu mengoptimasinya dengan menggunakan teknik-teknik tertentu. Misalnya, memilih jenis gambar JPEG dibanding gambar berformat PNG. Ukuran gambar JPEG cenderung kecil dan lebih ringan saat diakses.

Web Hosting

Web hosting dapat mempengaruhi kecepatan loading suatu website. Web hosting sendiri berkaitan dengan server yang digunakan oleh suatu situs atau website. Website yang punya server berkualitas dapat menunjukkan performa yang lebih baik. Oleh karena itu, Anda yang ingin mempercepat loading website maka bisa memilih web hosting berkualitas.

Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan saat memilih server. Misalnya, jenis server yang dipilih atau lokasi server penyedia jasa. Usahakanlah agar menyesuaikan server dengan mayoritas pengunjung website Anda. Maksudnya, jika mayoritas pengunjung berasal dari Indonesia maka gunakanlah server dari Indonesia.

Hapus Plugin Tidak Terpakai

Menghapus plugin yang tidak terpakai adalah cara lain untuk mempercepat loading website. Plugin memang menawarkan kemudahan dan fitur-fitur menarik. Hasilnya, plugin pun banyak dipakai oleh pengguna dan menghiasi berbagai website di internet.

Hanya saja, plugin sering membuat loading menjadi lambat dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Hal ini bukan disebabkan oleh plugin aktif saja, melainkan juga oleh plugin yang tidak aktif. Oleh karena itu jika ada plugin yang jarang dipakai dan kurang optimal maka sebaiknya dihapus saja.

Caching

Caching adalah proses penyimpanan data untuk mempercepat loading website. Nantinya data akan disimpan di dalam website saat diakses pertama kali oleh pengunjung. Nah, inilah yang menjadi alasan mengapa loading terasa lebih berat saat pertama diakses, namun menjadi responsif untuk akses yang selanjutnya.

Gzip Compression

Suatu website akan terasa ringan jika file yang dimuat berukuran kecil. Salah satu caranya bisa dilakukan dengan mengaktifkan fitur Gzip Compression. Nantinya, file yang tadinya berukuran 100 MB bisa dikompres hingga 35 Mb.

Selain beberapa cara di atas, Anda bisa mempercepat loading website bersama Cv. Exito Bali. Perusahaan jasa SEO di Bali ini ini dapat memberi desain terbaik yang dibutuhkan untuk website Anda. Bukan hanya loading yang cepat, website pun akan terlihat profesional sehingga disukai oleh pelanggan. Cv. Exito bali memang berpengalaman selama lebih dari 8 tahun di bidang bisnis digital. Banyak klien yang sudah terbantu dan mendapat penjualan yang terus meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *